Langsung ke konten utama

Untukmu yang Datang Lalu Pergi (baca: mant*n) 😆



Untukmu yang datang lalu pergi
Untukmu yang memulai
Lalu dengan mudah mengakhiri
Apa kabar?
Apa kau bahagia sekarang?
Tanpa diriku tentunya
Ah aku terlihat terlalu percaya diri
Maaf maaf
Aku hanya berdoa
Semoga kau baik-baik saja

Malam ini
Bintang tertutup awan pekat
Layaknya dirimu
Pergi tanpa permisi dengan tepat
Mengakhiri kisah yang sesungguhnya engkau dahulu yang memulai dengan kemauan cukup kuat

Aku tak pernah mengerti
Mengapa pergi menjadi hal yang mudah bagimu
Sedangkan bagiku untuk pergi saja harus kupikir beberapa kali dahulu

Menyodorkan kata maaf
Permisi dengan sedikit kata manis
Merendahkan sedikit rasa egois
Seakan semua itu susah kau berikan
Masih berdiri ditepian keangkuhan
Seakan tak pernah merasa bersalah telah melakukan

Jika maaf yang tulus saja tak terlontar dari mulutmu
Bagaimana dengan terima kasih?
Ah aku benar-benar tak mengerti
Memang
bukan maksudku menuduhmu tak menepati janji
Yaa bagaimana adanya saja

Malam kian tenggelam
Hujan turun kian menggenang
Memaksaku menuju sebuah ingatan
Menyeret kenangan yang menolak usang
Masih menetap di tepian harapan
Yang harusnya aku kubur dalam-dalam

Dulu
Kau yang menjadi tempatku bercerita
Tentang masalahku dengan teman-temanku
Tentang susahnya tugas-tugas kuliahku
Sampai pada hal yang kurasa cukup kamu saja yang mengerti

Lagi-lagi
Ingatanku semakin menyeret menuju titik awal pertemuan kita
Kau yang berhasil menaklukkan
Setelah beberapa kali harus kau ulang
Ah jika aku pikir
Ternyata lucu juga yaa
Kau mungkin saja masih bisa mengingatnya

Terima kasih
Pernah mengisi kisah lalu
Untuk kulanjutkan kisah yang jauh lebih indah

Mmm
Sesungguhnya aku tak mengapa jika kau tinggal pergi
Hanya saja yang perlu kau tau
waktu memang berhasil membuatku terbiasa tanpamu
Namun
Waktu tak berhasil membuatku melupakanmu



                                                   *sekedartulisan


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah Hari Itu

  Gambar oleh Dani Geza dari Pixabay Tak terasa Ini sudah beberapa minggu setelah hari itu Ketika semuanya mulai berubah tanpa ada rencana diantara kita Mungkin Kita tak pernah benar-benar serius menulis skenario tentang bagaimana kisah kita nanti Namun pernah terlintas bahwa akhir kisah kita akan bahagia Hingga kuberanikan diri untuk seluruhnya percaya bahwa kau adalah satu-satunya Hingga setelah hari itu Semuanya berubah Saling bertukar kabar yang terus kita ramu Akhirnya memilih untuk tak lagi menjamu Bukan karena tak lagi rindu Karna nyatanya semesta memilih untuk menyudahi kisah kita Yaa Aku tak pernah menyangka Akan berubah secepat dan sejauh ini Saat benang kebahagiaan bersamamu sudah kutenun lebih banyak Akhirnya harus kupaksa untuk kuurai semuanya Aku tak pernah tahu Apakah benang ini suatu saat akan kutenun kembali Karna nyatanya Kejadian ini membuatku banyak lebih mengerti Bahwa saat bersamamu adalah hal terbodoh dan terpintar yang pernah ada Sampai saat ini Setelah hari...