Langsung ke konten utama

Setelah Hari Itu

 

Setelah Hari Itu
Gambar oleh Dani Geza dari Pixabay

Tak terasa

Ini sudah beberapa minggu setelah hari itu

Ketika semuanya mulai berubah tanpa ada rencana diantara kita

Mungkin

Kita tak pernah benar-benar serius menulis skenario tentang bagaimana kisah kita nanti

Namun pernah terlintas bahwa akhir kisah kita akan bahagia

Hingga kuberanikan diri untuk seluruhnya percaya

bahwa kau adalah satu-satunya


Hingga setelah hari itu

Semuanya berubah

Saling bertukar kabar yang terus kita ramu

Akhirnya memilih untuk tak lagi menjamu

Bukan karena tak lagi rindu

Karna nyatanya semesta memilih untuk menyudahi kisah kita


Yaa

Aku tak pernah menyangka

Akan berubah secepat dan sejauh ini

Saat benang kebahagiaan bersamamu sudah kutenun lebih banyak

Akhirnya harus kupaksa untuk kuurai semuanya

Aku tak pernah tahu

Apakah benang ini suatu saat akan kutenun kembali

Karna nyatanya

Kejadian ini membuatku banyak lebih mengerti

Bahwa saat bersamamu adalah hal terbodoh dan terpintar yang pernah ada


Sampai saat ini

Setelah hari itu

Aku terus berusaha untuk baik-baik saja

Dan tentang keadaanmu

Aku tak pernah tahu

Baik-baiklah kau disana

Bukan kutak mau tahu

Kita sama-sama untuk memilih pergi

Memutuskan untuk saling membuang kabar

Dan tak akan memungutnya kembali

Entahlah

Kurasa Tuhan menuntun kita

Untuk lebih dewasa perihal cinta


Ditulis 19 Juli 2019~

Komentar

  1. Mbaaa. Puisinya bagus banget. Keren.
    Duh seandainya semua perempuan bisa sepuitis ini. :-D

    BalasHapus
  2. Terus berkarya kak, karna setiap karya pasti ada yang menikmatinya

    BalasHapus
  3. saat bersamamu adalah hal terbodoh dan terpintar yang pernah ada >>>>vuntsian kalimat ysng indah dan keren Mbak Firda. Selamat sore.

    BalasHapus

  4. Bersamamu ? Adalah suatu hal terindah bagiku . Dan, bersamamu kan kulewati hari demi hari tanpa ada keraguan.


    Bersamamu ?
    Ku untai harap demi terwujudnya kasih halal slamanya .

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untukmu yang Datang Lalu Pergi (baca: mant*n) 😆

Untukmu yang datang lalu pergi Untukmu yang memulai Lalu dengan mudah mengakhiri Apa kabar? Apa kau bahagia sekarang? Tanpa diriku tentunya Ah aku terlihat terlalu percaya diri Maaf maaf Aku hanya berdoa Semoga kau baik-baik saja Malam ini Bintang tertutup awan pekat Layaknya dirimu Pergi tanpa permisi dengan tepat Mengakhiri kisah yang sesungguhnya engkau dahulu yang memulai dengan kemauan cukup kuat Aku tak pernah mengerti Mengapa pergi menjadi hal yang mudah bagimu Sedangkan bagiku untuk pergi saja harus kupikir beberapa kali dahulu Menyodorkan kata maaf Permisi dengan sedikit kata manis Merendahkan sedikit rasa egois Seakan semua itu susah kau berikan Masih berdiri ditepian keangkuhan Seakan tak pernah merasa bersalah telah melakukan Jika maaf yang tulus saja tak terlontar dari mulutmu Bagaimana dengan terima kasih? Ah aku benar-benar tak mengerti Memang bukan maksudku menuduhmu tak menepati janji Yaa bagaimana adanya saja Malam kian tenggelam H...